Mengenal Teknik-Teknik Gambar Suasana

Daftar Isi [Tampil]

Mengenal Teknik-Teknik Gambar Suasana 



gambar suasana
Contoh Gambar Suasana
(Sumber: www.villamerah.com)


bagi kalian yang beminat masuk kuliah jurusan seni rupa rupa dan desain, tentunya harus mengenal jenis-jenis portofolio gambar salah satunya gambar suasana. Nahh apa sih yang dimaksud dengan gambar suasana itu? Dalam arti luas gambar suasana merupakan karya gambar yang mengandung unsur 5W1H di dalamnya, yang melibatkan tokoh (Manusia/Hewan) didalam gambar suasana tersebut. Gambar suasana adalah salah satu komponen wajib portofolio seni untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN untuk menjadikan salah satu kriteria seleksi. melihat dari kejadian sebelumnya banyak sekali siswa/i yang kebingunan atau tidak tahu apa gambar suasana itu? dan bagaimana teknik dan tips cara menggambarnya.

Teknik Menggambar Suasana


  • Hal yang paling penting adalah: baca soal dengan benar! Turuti perintah dan cerita yang diminta. Sebagus apapun gambarnya kalau tidak menjawab soal sama saja bohong.
  • Ada kalanya meminta untuk membagi kertas menjadi 2 bagian. Bagi kertasnya dengan menggunakan garis dan jangan dilipat. Garis pun tidak usah terlalu lurus asal tegas.
  • Jangan terlalu lama berpikir, tulis saja poin-poin penting yang harus digambar dan inti dari cerita supaya jangan lupa.
  • Karena ini adalah gambar suasana, maka konten harus bercerita. Misalnya ketika mendapat tema suasana restoran jangan hanya menggambar restoran saja, tapi juga elemen inti restoran seperti kasir,  pelayan , dan pembeli. Buat juga cerita yang unik. Contohnya ide  pelayan  menumpahkan minuman sudah sangat biasa (kecuali bisa digambarkan dengan sangat baik seperti gambar di atas), coba buat yang lebih  out of the box  seperti  memotret  acara wisata kuliner.
  • Buat suasana senyata mungkin. Penambahan elemen pendukung yang memperjelas gambar sehingga dalam pandangan pertama orang langsung memahami gambar tanpa harus bertanya lagi. Banyak-mengamati suana sekitar. Jangan sampai gambar tidak masuk akal. Pada gambar di atas kita langsung tahu suasana yang digambarkan adalah restoran dan bukan ruang makan karena banyaknya orang, papan logo, menu, dapur, dan koki.
  • Pertama-tama susun  memblokir  tokoh. Minimal dalam satu gambar suasana ada 10 orang agar gambar tidak sepi. Ada satu orang yang mem block  di depan boleh saja (bagus untuk menunjukkan ekspresi dan mengarahkan gambar lewat arah mata) asal makin ke belakang orang-orang lainnya makin kecil. Selesai itu baru tambahkan  background  dan objek lainnya.
  • Perspektif boleh digunakan tapi jangan terlalu ekstrim karena yang terpenting adalah cerita dan suasananya bisa digambarkan dengan baik.
  • Setelah sketsa selesai beri  outline  (menebalkan garis). Jangan ragu-ragu saat menarik garis. Meskipun sedang mengisi LJK dengan pensil 2B. Seperti itu tebal garis yang ideal.
  • Garis besar  selesai, waktunya mengarsir. Arsir sehitam mungkin. Intinya gambar harus keliatan  menonjol  diantara gambar-gambar lainnya. Kalau dilihat sekilas dari jauh kertas masih terlihat 'putih' maka arsiran masih kurang.
  • Terakhir bisa diberikan  sentuhan akhir  berupa penambahan pola dan pengisian blok-blok yang masih terlihat kosong dengan objek pelengkap.

Menggambar Manusia atau Figur


  • Tantangan yang dihadapi seluruh pemula adalah gambar manusia yang masih seperti  manga . Latihan menggambar manusia dengan mencontoh komik saja, tapi coba pilih komik-komik Marvel atau DC yang lebih menyerupai figur manusia sesungguhnya. Perhatikan proporsi dan gestur manusia dengan benar.
  • Jangan ada efek-efek komik seperti balon kata atau garis-garis untuk melihat ekspresi kaget atau malu. Ekspresi harus sepenuhnya tergambarkan lewat raut muka dan gestur badan.
  • Buat variasi ekspresi dalam gambar. Perbanyak latihan membuat berbagai macam ekspresi dasar yaitu senang, tertawa, takut, marah, jijik, malu, sedih, dan kaget.
  • Setelah ekspresi, jangan lupa gestur. Latihan juga menggambar berbagai gestur misalnya jatuh, jalan, lari, duduk, menunjuk, dan sebagainya.
  • tambahkan interaksi. Gambarkan orang-orang yang sedang mendekat, bermain, bergandengan, tos, atau apapun asal berinteraksi. Juga Interaksi bisa dari mata atau menunjuk.
  • Buat variasi umur. Ada anak kecil, ada orang dewasa, ada lansia.
  • Buat variasi gaya. Ada preman, ada pengemis, ada orang berseragam, ada yang botak, ada yang gondrong, ada yang berkerudung. Cari yang bisa membedakan atribut visual orang-orang pada gambar.

Tips Lain


  • Sebisa mungkin menghindari menggambar objek alam seperti langit, awan, rumput, dan pohon. Karena gambar harus realistis dan mengarsir objek-objek tersebut terbilang sulit.
  • Sering-sering latihan menggambar berbagai objek  indoor  atau  outdoor . Gunanya agar kita bisa mengisi bagian-bagian yang kosong dengan objek yang mendukung cerita. Jangan diremehkan, bisa jadi kita akan kaget sendiri ketika saat ingin menggambar gerobak kaki lima tapi bingung bentuk dan detailnya seperti apa.
  • Coba gambar benda-benda yang tidak biasa. Sudah siapkah apabila tiba-tiba ada soal yang perlu menggambar barongsai? Reog ponorogo? wayang? Gamelan?
  • Buat daftar pola dan elemen visual yang ada di sekitar kita. Pola kayu, metal, busa, kain, juga berbagai logo restoran, logo makanan, sampai merk baju. Pola itu bagus karena sangat terlihat bahasa tampak sebagai variasi detail selain arsir.

Sudah Siap Mempraktikkan Teknik Gambar Suasana?

Menggambar suasana memang membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Dibutuhkan kesabaran dan konsistensi untuk mendapatkan hasil memuaskan. Jadi siapkan energi Anda untuk menjalani proses panjang teknik menggambar suasana.

Jika Anda tertarik untuk belajar lebih tentang teknik-teknik Gambar Suasana, Anda bisa mengunjungi website resmi www.villamerah.com 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMPULAN PORTOFOLIO SBMPTN FSRD

SISTEM UJIAN MASUK UNIVESITAS SEBELAS MARET